oleh

Gubri Jadi Narasumber Webinar Bahas Upaya Pemulihan Ekonomi Daerah Bagi UMKM

PerdanaNewsRiau, Pekanbaru – Gubernur Riau H. Syamsuar menjadi narasumber webinar membahas terkait upaya pemulihan ekonomi daerah bagi UMKM yang terdampak Covid-19 di Provinsi Riau yang ditaja oleh Ikatan Keluarga Alumni Universitas Negeri Riau (IKA UNRI) secara virtual di Kediaman Gubri, Sabtu (05/06/21).

Menjadi Narasumber dalam webinar tersebut Gubri menuturkan sebagaimana daerah lainnya, Provinsi Riau juga terimbas pandemi Covid-19 sehingga beberapa sektor seperti UMKM terdampak akibat pandemi ini. Namun, ia mengatakan Provinsi masuk dalam 10 besar pertumbuhan ekonomi positif pada triwulan pertama di tahun 2021.

“Walaupun ekonomi positif di Riau baru mencapai 0,41, namun ekonomi positif ini didukung dengan berbagai ekspor berjalan cukup bagus terutama ekspor sawit,” ungkap Gubri.

Ia juga menyebutkan saat ini selain ekspor sawit, ekspor pulp and paper juga masih tetap berjalan dimasa pandemi ini hal ini juga yang nilai ekonomi di Riau positif. Untuk itu, ia berharap di triwulan kedua nanti ekonomi positif di Provinsi Riau dapat meningkatkan.

Sebutnya, beberapa hal yang menjadi upaya pemulihan ekonomi bagi UMKM yang terdampak Covid-19 di Provinsi Riau seperti melakukan peningkatan pembinaan dan pemberdayaan UMKM melalui online atau daring.

“Dengan maksud agar memberikan wawasan kepada UMKM ini baik untuk proses digital, perizinan, bahan baku dan lainnya,” lanjutnya.

Upaya berikutnya, melakukan peningkatan kompetensi para pelaku UMKM terhadap produk yang dibutuhkan selama pandemi ini. Kemudian, memberikan fasilitas promosi barang produk menggunakan pasar online dan memfasilitasi promosi barang produk di pasar offline terbatas.

Ia menambahkan salah satu upaya berikutnya yang dilakukan Provinsi Riau untuk membantu UMKM yaitu berupa bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau modal bagi UMKM senilai Rp1,2 juta dan dana yang telah di siapkan sebanyak Rp25 milyar.

“Saat ini masih proses pemuktahiran data di mataumkm yang ada di Provinsi Riau,” tuturnya.

Selain itu, juga dilakukan upaya fasilitas pelatihan SDM berstandar Asean, memberikan fasilitas keringanan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) merk bagi UMKM dan lainnya. (PNR/MCR)

PERDANANEWS